Kamis, 18 April 2019

Filosofi Burung Garuda Pancasila dan Mengenai Sejarahnya

SEJARAH GARUDA PANCASILA

Menurut dari yang saya baca dari berbagai artikel, Disana mereka para penulis blog mengatakan bahwa lukisan garuda diambil dari khasanah peradaban indonesia yang berada pada lampiran Peraturan Pemerintah No 55 Tahun 1951. Garuda tergambar pada beberapa candi di indonesia sejak abad ke 16, Sebagai lambang tenaga pembangunan.

Dalam masa kerajaan Raja Erlangga, ia menggunakan tokoh Garuda sebagai materai kerajaannya yang diberi nama Garudhamukha, yang pada zaman sekarang Materai itu disimpan didalam Museum Nasional Jakarta. Hal ini membuktikan bahwa Raja - Raja di indonesia sudah lama memakai lambang Garuda sebagai sesuatu simbol dalam Kerajaannya.
Lalu  Burung Garuda dan Mitologi nenek moyang indonesia berdekatan dengan burung elang rajawali. Burung ini dilukiskan di Candi Dieng, Prambanan, dan Penataran.

Didalam Lampiran Pasal 5 menyebutkan bahwa kata Bhina dan Ika ang diartikan menjadi "Berbeda beda tetapi satu jua", kedua kata itu sering menimbulkan tafsiran yang salah, orang mengira ika berarti "itu" padahal hanyalah kata petunjuk yang berarti "itu".

Semboyan yang sering kita lihat dalam bagian burung garuda pancasila itu diamil dari kitab sutasoma karangan Empu Tantular dari pertengahan abad ke 14. Kata kata ini dipakai antular untuk menjelaskan paham Sinkretis antara Hinduismedan Budhisme yang menjadi aliran pada zaman itu.
yang jika kalimatnya dilengkapkan menjadi "Siswatattwa lawan Budhatattawa tunggal, bhineka tunggal ika, tanhana dharma mangrwa".

Burung garuda menjadi Lambang Negara Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerinah No 66 tanggal 17 oktober 1951. Tetapi sebelumnya telah berlaku sejak tanggal 17 Agustus 1950. Berbentuk Burung Garuda yan didadanya tergantung perisai dengan lima simbol yang sering disebut Pancasila.

Pencipta Lambang Garuda Pancasila adalah Sultan Hamid II pernah menjabat sebagai ketua Panitia Lencana Negara dimasa kabinet RIS kependekan dari Republik Indonesia Serikat.


ARTI DARI PERISAI DIDADA GARUDA PANCASILA

Burung Garuda 
Melambangkan kekuatan
 

Warna emas pada burung Garuda 
Melambangkan kejayaan  Indonesia
 

Perisai di tengah 
Melambangkan pertahanan bangsa Indonesia
 

Warna merah-putih pada Perisai
Melambangkan warna bendera nasional Indonesia. Merah berarti berani dan putih berarti suci
 

Garis hitam tebal yang melintang di dalam perisai 
Melambangkan wilayah Indonesia yang dilintasi oleh Garis Khatulistiwa
 

Bintang
Berarti, Ketuhanan yang Maha Esa
 

Rantai
Berarti, Kemanusiaan yang adil dan beradab
 

Pohon Beringin
Berarti, Persatuan Indonesia 

Kepala Banteng
Berarti, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
 

Bunga Padi dan Kapas
Berarti, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
 
FILOSOFI BULU DI GARUDA PANCASILA

Bulu di tiap-tiap sayap berjumlah 17
Yang berarti tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu tanggal 17


Bulu yang terdapat pada ekor berjumlah 8
Yang berarti bulan kemerdekaan Indonesia yaitu bulan 8/ bulan Agustus

Bulu di bawah perisai berjumlah 19 dan bulu leher 45
Yang berarti tahun kemerdekaan Indonesia yaitu tahun 1945



Sumber:
https://infindonesia.blogspot.com/2015/10/arti-filosofi-dan-sejarah-garuda.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Garuda
https://www.academia.edu/12085793/Filosofi_garuda

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar